Sejarah

Sejarah

Sejarah Pengadilan Agama Atambua

Pengadilan Agama Atambua dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 95 Tahun 1982 tanggal 28 Oktober 1982, dengan lahirnya KMA No. 95 Tahun 1982 tanggal 28 Oktober 1982 termasuk tentang pembentukkan 5 cabang Pengadilan Tinggi Agama diantaranya Pengadilan Tinggi Agama Mataram, maka secara resmi Pengadilan Tinggi Agama Mataram dibuka dan melalui kegiatan-kegiatannya tanggal 23 Desember 1983, yang meliputi kegiatan di bidang administrasi, peradilan, pertimbangan hukum dan hisab rukyat.

Pembangunan dan lain-lain pada saat tersebut Pengadilan Tinggi Agama Mataram memiliki wilayah hukum/yurisdiksi 4 (empat) Provinsi yaitu Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Timor Timur. Menurut Ketentuan Pasal 4 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Peradilan Agama menyatakan bahwa Pengadilan Agama berkedudukan di Kotamadya atau Ibukota Kabupaten dan wilayah hukumnya meliputi wilayah Kotamadya atau Kabupaten yang bersangkutan.